(WAB) Wisata Alam Banyuanyar, surga tersembunyi di Kalibaru Banyuwangi

catatannobi.com

Explore Banyuwangi – Salah satu obyek Wisata yang berada di Kabupaten Banyuwangi, Jatim tepatnya di wilayah Dusun Krajan, Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru, yakni Wisata Alam Banyuanyar (WAB) sudah ramai dikunjungi wisatawan lokal meski baru beroperasi mulai awal Januari 2019 kemarin.Selama satu minggu terakhir ini,kunjungan wisatawan terus menerus bertambah.

Pantauan awak media iglobalnews,co.id pada Minggu (6/1/2019) tadi pagi terlihat ratusan pengunjung memadati tempat Wisata tersebut. Kendati dikatakan sebagai wahana baru, tempat wisata yang berada di Desa Banyuanyar ini cukup potensial karena memiliki panorama indah alami dan udaranya yang sejuk.

Obyek wisata berupa telaga itu dikelilingi pepohonan yang rindang.Dan pihak pengelola (WAB) memberi fasilitas berupa wahana rumah pohon,sky bike,fiying fox,serta wahana ayunan dan sebuah kolam renang mini khusus untuk anak-anak dan juga wahana mandi dalam Goa.Penggagas berdirinya destinasi wisata seluas kira-kira satu hektar itu, yakni Fatkhorachman seorang karyawan PT Asuransi JiwasRaya (Peesero) Jember.

Awalnya, obyek Wisata Alam Banyuanyar merupakan daerah aliran sungai (DAS) dan juga bekas Turbin.

Kemudian, Fatkhorachman menyulap DAS tersebut menjadi telaga yang difasilitasi tempat untuk bermain anak dan tempat adu adrenalin untuk orang dewasa dan beberapa cafe-cafe mini.

catatannobi.com

“Air telaga ini selalu jernih, karena bersumber dari mata air yang terus keluar,” kata Fatkhor, saat ditemui di lokasi obyek Wisata Alam Banyuanyar oleh media iGlobalnews.co.id, Minggu (6/1/2019) sekira pukul 10.23 Wib. Kendati sudah banyak pengunjung, tarif untuk masuk ke obyek wisata itu cukup terjangkau yakni kocek Rp 5.000 per orang dan parkir roda dua maupun roda empat sebesar Rp 2.000. Alhamdulilah pengunjungnya banyak. Selama liburan tahun baru kemarin sampai hari ini, jumlah pengunjung sudah mencapai ratusan orang,” tambah Fatkhor.

Para wisatawan itu, sambung Fatkhorachman, tidak hanya dari Desa Banyuanyar, namun dari Desa-desa di wilayah Kecamatan Kalibaru,dan beberapa daerah lain di luar kecamatan Kalibaru.

“Rencananya, obyek wisata ini akan kami terus kembangkan,untuk saat ini kita sambil jalan, juga masih dalam proses tahap pembenahan-pembenahan serta tahap pembangunan .

Yuli (24), salah satu wisatawan asal Desa Kajarharjo mengaku senang berkunjung ke tempat tersebut.

Selain masih alami dan asri, tarif tiket masuknya pun murah. Suasananya juga nyaman dan bisa untuk me-refresh otak.

“Saya kesini sama keluarga dan rekan-rekan. mereka senang sekali bisa menikmati suasana yang sangat sejuk ini dan tempat wisata ini untuk kalangan menengah kebawah sangat terjangkau,” ucapnya singkat.

tulisan : https://www.iglobalnews.co.id/

Tinggalkan komentar