Punya Daya Tarik Berbeda , Wisata Budaya Ikan Air Tawar Rejopuro Banyuwangi

Explore Banyuwangi – Sangat banyak pilihan jika ingin menikmati keindahan alam yang ada di Indonesia. Semuanya tersaji secara lengkap mulai dari Sabang sampai Merauke. Di kawasan sekitar Dusun Jopuro, Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,sedang ramai tempat wisata yang anti mainstream. Tempat ini sangat indah karena terdapat mata air yang jernih.

Salah satu pemuda pengelola wisata Kampung Jopuro,Rohman mengaku tanpa anggaran sepeserpun, dan ada 30 pemuda aktif menyusun batu sungai membentuk kolam, membersihkan irigasi, dan mengumpulkan ban truk bekas truk. Dengan itu wisatawan bisa berenang di kolam berair jernih, melihat ikan koi warna-warni di saluran irigasi atau melakukan tubing pendek.

“nuansa alamnya masih sangat terjaga, bersantai diatas ban sambil menikmati terik matahari” kata Andini Safitri,Minggu (11/11/19).

Kolam berukuran 10 meter persegi itu berada di antara terasering sawah dan petakan-petakan sayur selada milik warga. Keasrian alam juga didukung adanya batu-batu hitam berukuran besar di sepanjang arus air jernih itu.

Jika wisatawan mau berjalan sekitar 300 meter menyusuri sungai, melewati petakan sayuran, sawah dan kebun-kebun berumput lebat, akan ditemukan sumber besar air jernih itu. Mengeluarkan air sekitar 20 liter per detik, sumber ini mengairi sawah dan memenuhi kebutuhan minum warga.

Ada dua sumber mata air yang selalu memberikan air meski di musim kemarau. Sumber terbesar bernama Sumber Kajar yang menjadi tempat acara etuk-etukan, selamatan kampung yang digelar setelah hari Raya Idul Fitri. Selamatan kampung ini juga akan dimaksimalkan pemuda Jopuro untuk mempromosikan tempat wisata baru mereka.

Kemudian air tawar yang segar itu juga mereka manfaatkan untuk memelihara ikan di saluran irigasi, yang melewati perkampungan. Di selokan sepanjang 7 meter di salah satu rumah warga bisa dilihat koi besar dan keci, merah, kuning, putih atau hitam bebas berenang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan (Disperipangan) Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo mengatakan, pihaknya mendukung Kampung Jopuro sebagai wisata budidaya air tawar. Pihaknya telah menebar 7.500 bibit koi di salah satu sawah sebagai program mina padi.

berikut sedikit penampakan lainnya dari wisata rejopuro :

One comment

Tinggalkan komentar